MOBIL GA USAH DI ASURANSIKAN

Mobil ga usah di asuransikan

mobil

Itu adalah pola pikir saya sewaktu belum mengenal asuransi kerugian. Karena focus saya selalu kepada asuransi jiwa, maka siapapun yang saya temui selalu saya sarankan prioritaskan ikut asuransi jiwa.

Pembaca yang baik, asuransi mobil juga tidak kalah penting. Yang saya tahu, se piawai apa pun, atau se ahli apa pun mengendarai mobil, pasti saja suatu saat akan tergores, menubruk, atau tertubruk. Kita hati-hati, belum tentu orang-orang disekitar kita akan sehati-hati kita dalam mengendarai kendaraannya.

Andai hal ini terjadi, dan mobil kita belum kita ikutkan asuransi, maka tentunya akan menggangu siklus keuangan keluarga kita. Tapi Jika sudah ikut asuani, berikanlah kea

Oleh sebab itu, buat pembaca yang punya mobil, atau motor, segera ikut asuransi, tentunya asuransi kendaraan yang syari’ah. Saat terjadi musibah dengan kendaraan kita, baik hilang atau rusak sebagian, makan kita akan di bantu dalam segi keuangan oleh dana tabarru yang terkumpul dari sesama peserta.

Bagi pembaca yang merasa kebingungan dan ingin berkonsultasi gratis mengenai asuransi mobil syari’ah, baik allrisk mau pun TLO, silahkan menghubungi saya.

Mari ber-asuransi syari’ah….

Tentang Edi Cahyadi, S.Kom.

Bergabung di industri asuransi sejak bulan Agustus 2006. Selain menjual produk asuransi jiwa syari’ah, dan asuransi kerugian syari’ah, Edi Cahyadi  juga melayani penjualan Software (system informasi manajemen) untuk Rumah Sakit, Hotel, Apotek, dll. Edi Cahyadi juga membantu setiap perusahaan yang ingin menghemat biaya telepon secara GRATIS. Edi Cahyadi dapat dihubungi di : edicahyadi80@gmail.com,  mobile : 0813.2075.1096 Pin bb : 33182e32

Mengenal Asuransi Unit Link

unit link

Melalui tulisan kali ini, saya akan coba memberi gambaran mengenai jenis asuransi yang sedang berkembang saat ini, yaitu Asuransi Unit Link. Sengaja saya ambil tema ini, karena selama 9  tahun ini saya bergelut dengan asuransi Unit Link. Sebagai praktisi di industri asuransi, sejujurnya saya belum pernah mendapatkan nasabah yang ambil produk selain asuransi Unit Link. Kecuali di asuransi umum, saya mendapatkan nasabah dari berbagai jenis asuransi, mulai asuransi kendaraan, cargo, samapi asuransi kebakaran.

Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat bagi pembaca yang sedang mencari atau menentukan asuransi yang tepat sesuai kebutuhan.

Seperti yang kita ketahui, asuransi terbagi dua jenis, ada asuransi kerugian/umum/general, ada juga asuransi jiwa/life. Asuransi kerugian banyak ragamnya, seperti asuransi Persoanal Accident, Cargo, Kendaraaan, dan lain-lain. Sedangkan asuransi jiwa terbagi 2 juga, ada asuransi tradisional meliputi term life, whole life,dan  endowment. Ada juga asuransi modern/unit link. Bahasan Asuransi kerugian saya akan lewati dulu. Saya akan lebih focus menyoroti asuransi Jiwa modern atau asuransi unit link.

Setiap perusahaan asuransi yang beroperasi di Indonesia memiliki produk asuransi tradisional dan asuransi unit link. Tentu saja masing-masing perusahaan memberikan brand atau nama produk yang berbeda-beda. Misal di PT Prudential ada PruLink, di PT Panin Dai-ichi Life ada Multilink, begitu pun di perusahaan asuransi lainnya.

Di kalangan masyarakat atau para pahli perencana keuangan, terjadi begitu banyak pendapat dan sikap terhadap asuransi unit link. Namun jika di saya kelompokkan menjadi 3 kelompok. Pertama kelompok yang Pro terhadap produk unit link. Kedua kelompok yang kontra, dan ketiga adalah kelompok yang berada di tengah-tengah.

Bagi kelompok yang Pro, mereka memandang produk asuransi unit link ini merupakan produk yang sangat bagus. Selain mendapatkan 2 manfaat sekaligus yaitu asuransi dan investasi, para nasabah juga sangat memiliki keleluasaan untuk mengatur dan merencanakan asuransi sesuai kebutuhan pada saat bersangkutan. Hal ini terjadi karena produk asuransi unit link fleksibel, bisa di ubah baik dari segi manfaat asuransi yang ingin ia ambil, maupun premi yang ia bayarkan.

Bersambung……………………………….

edi

Tentang Edi Cahyadi, S.Kom.

Bergabung di industri asuransi sejak bulan Agustus 2006. Edi Cahyadi dapat dihubungi di : Yahoo Messenger : aaediii@yahoo.com | email : edicahyadi80@gmail.com,  mobile : 0813.2075.1096

Asuransi…? Ga ada manfaatnya.

New Picture (16)

Asuransi ga akan terasa manfaatnya jika jenis asuransi yang di ambil oleh nasabah tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkannya. Percis saat kita makan, jika kita ingin makan yang manis-manis ternyata kita memaksakan diri makan yang asin-asin, pasti kita akan berpendapat bahwa makanan yang kita makan tersebut tidak ada manfaatnya.

Disinilah peranan seorang agen asuransi dibutuhkan. Seorang agen asuransi dibekali dengan ilmu pengetahuan mengenai produk yang ia jual. Sebelum terjun dilapangan, setiap agen asuransi harus mengikuti training yang diselenggarakan oleh perusahaan asuransi tempat ia bekerja.Oleh karena itu, pastikan kita menjelaskan kondisi keuangan kita dan produk apa sebetulnya yang kita butuhkan sebelum memutuskan bergabung dengan asuransi.

Namun ada yang menarik. Jika kita ikut asuransi syari’ah, sepertinya kita merasa bagi kita tidak ada manfaatnya jika kita tidak pernah mengajukan klaim. Padahal bagi nasabah yang sedang terkena musibah, misal sakit di rawat inap, sakit kritis atau bahkan meninggal dunia, asuransi begitu sangat banyak memberi manfaat. Darimana uang asuransi itu didapatkan untuk memberi santunan kepada nasabah yang sedang terkena musibah? uang santunan itu didapatkan dari nasabah-nasabah lainnya yang tidak terkena musibah.

Artinya, jika kita ikut asuransi syari’ah, berarti kita telah mengikhlaskan uang yang kita setorkan untuk dikelola oleh perusahaan asuransi syari’ah untuk dipergunakan membantu nasabah yang sedang terkena muasibah. Mungkin kita tidak akan mendapatkannya karena kita tidak terkena musibah, namun secara tidak terasa kita telah membantu nasabah lain yang terkena musibah khususnya dalam masalah keuangan.

Hubungi penulis secepatnya jika pembaca membutuhkan bantuan untuk mengikuti :

  1. Program asuransi jiwa + investasi berbasis syariah yang cukup 1 polis bisa meng-cover seluruh anggota keluarga.
  2. Segala jenis asuransi kerugian syari’ah (asuransi mobil, motor, rumah, kebakaran, kebanjiran, alat2 berat, asuransi perjalanan, dan lain-lain)
  3. Asuransi Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, TANPA PENGECUALIAN dan TANPA MASA TUNGGU.

 

Jazakumulloh kohiron katsiiro.

Wassalaamu’alaikum…!

Edi Cahyadi, S.Kom. ( 081320751096 atau edicahyadi80@gmail.com)

https://spesialissyariah.wordpress.com

kerja

Tentang Edi Cahyadi, S.Kom.

Bergabung di industri asuransi sejak bulan Agustus 2006. Edi Cahyadi dapat dihubungi di :

YM     : aaediii@yahoo.com,

email : edicahyadi80@gmail.com | edicahyadi@in.com

mobile         : 0813.2075.1096 | 0877.2265.3616

Blog   : spesialissyariah.wordpress.com

.

//

Jangan Asal Pilih Asuransi

Gambar

Jika di prosentase, hampir 70% lebih nasabah saya memilih asuransi melalui saya karena factor kedekatan. Ada yang dekat karena saudara, teman, rekan kerja, rekan bisnis, dan lain-lain. Mungkin hal yang sama juga akan terjadi  pada nasabah lain, yang memilih agen asuransi nya karena factor kedekatan.

Tidak salah memang, factor kedekatan dijadikan sebagai salah satu unsur penentu bagi kita dalam  menentukan sebuah produk asuransi untuk kita miliki, karena factor kedekatan sangat erat kaitannya dengan factor kepercayaan. Namun alangkah lebih bijak jika factor kedekatan ini kita jadikan nomor ke 2 atau selanjutnya dalam menentukan produk asuransi.

Mengapa demikian..? karena asuransi adalah sebuah produk kebutuhan kita yang bersifat jangka panjang.  Saat menentukan jenis asuransi yang akan kita pilih, pastikan sebelumnya kita berkonsultasi dulu dengan agen asuransi yang menawarkan. Sampaikan kebutuhan asuransi kita seperti apa, karena setiap agen asuransi diberikan pelatihan dan keterampilan untuk menjadi seorang konsultan, maka insyaAlloh agen asuransi akan memberikan solusi atas setiap kebutuhan kita.

Melalui tulisan saya ingin menyampaikan bahwa factor kedekatan tetap jadi pegangan, tapi jangan yang utama. Pastikan produk asuransi yang kita ikuti sesuai dengan kebutuhan kita dan tentu saja pastikan, feeling kita juga harus digunakan, apakah agen asuransi yang menawarkan ini benar-benar ingin membantu kita atau hanya sekedar mengejar komisi dari kita. Semoga bermanfaat.

Hubungi penulis secepatnya jika pembaca membutuhkan bantuan untuk mengikuti :

  1. Program asuransi jiwa + investasi berbasis syariah yang cukup 1 polis bisa meng-cover seluruh anggota keluarga.
  2. Segala jenis asuransi kerugian syari’ah (asuransi mobil, motor, rumah, kebakaran, kebanjiran, alat2 berat, asuransi perjalanan, dan lain-lain)
  3. Asuransi Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, TANPA PENGECUALIAN dan TANPA MASA TUNGGU.

 

Jazakumulloh kohiron katsiiro.

Wassalaamu’alaikum…!

Edi Cahyadi, S.Kom. ( 081320751096 atau syariahpanin@gmail.com)

https://spesialissyariah.wordpress.com

 Gambar

Tentang Edi Cahyadi, S.Kom.

Bergabung di industri asuransi sejak bulan Agustus 2006. Edi Cahyadi dapat dihubungi di :

YM       : aaediii@yahoo.com,

email   : edicahyadi80@gmail.com | edicahyadi@in.com 

mobile : 0813.2075.1096 | 0877.2265.3616

Blog     : spesialissyariah.wordpress.com

 

Ingin Melepas Profesi sebagai Agen Asuransi

agen asuransi

Sekilas terbesit pemikiran seperti itu, “ingin melepas profesi sebagai agen asuransi” yang sudah hampir 9 tahun saya jalani. Tetapi setelah dalam perenungan, mengingat saat-saat dimana saya membantu para nasabah saat terjadi musibah untuk mengajukan klaim dan klaiamnya cair…akhirnya pemikiran tadi urung saya lakukan.

Profesi agen asuransi adalah profesi yang kurang di sukai oleh sebagian masyarakat Indonesia. Namun bagi saya, profesi agen asuransi adalah profesi yang mulia. Saya bisa membantu orang lain yang sedang tertimpa musibah khususnya dalam hal keuangan.

Saat ada nasabah yang sakit atau kecelakaan yang membutuhkan biaya besar di rumah sakit, Alhamdulillah saya bisa membantunya. Khusus bagi anda yang saat ini memiliki profesi yang sama dengan saya sebagai agen asuransi, niatkan yang tulus untuk membantu orang lain, jangan terjebak memikirkan komisi. Komisi sebagai agen asuransi di batasi waktu, sedangkan pelayanan kita tidak dibatasi waktu.

Dan bagi anda yang tidak menyukai profesi ini tidak usah membencinya. Mungkin suatu saat anda juga akan membutuhkan servis dari para agen asuransi.

Hubungi penulis secepatnya jika pembaca membutuhkan bantuan untuk mengikuti :

  1. Program asuransi jiwa + investasi berbasis syariah yang cukup 1 polis bisa meng-cover seluruh anggota keluarga.
  2. Segala jenis asuransi kerugian syari’ah (asuransi siswa sekolah, mobil, motor, rumah, kebakaran, kebanjiran, alat2 berat, asuransi perjalanan, dan lain-lain)
  3. Asuransi Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, TANPA PENGECUALIAN dan TANPA MASA TUNGGU.

Jazakumulloh kohiron katsiiro.

Wassalaamu’alaikum…!

Edi Cahyadi, S.Kom. ( 081320751096 atau syariahpanin@gmail.com)

https://spesialissyariah.wordpress.com

edi

Tentang Edi Cahyadi, S.Kom.

Bergabung di industri asuransi sejak bulan Agustus 2006. Edi Cahyadi dapat dihubungi di :

YM       : aaediii@yahoo.com,

email   : edicahyadi80@gmail.com | edicahyadi@in.com

mobile : 0813.2075.1096 | 0877.2265.3616

Blog     : spesialissyariah.wordpress.com

//

Bisnis Asuransi Syari’ah

bisnis syar'i

Asuransi merupakan bisnis yang bergerak di jasa keuangan. Seperti yang kita ketahui, bisnis di jasa keuangan ada perbankan, pegadaian, koperasi, BMT, pembiayaan (leasing), asuransi, dan lain-lain. Masing-masing bidang beda jenis bisnisnya, dan setiap bidang bisnis jasa keuangan tersebut sudah terbagi dua, ada yang konvensional ada juga yang sesuai syari’ah.

Saat saya mencoba menyampaikan produk asuransi yang sesuai syari’ah di salah satu grup di facebook, dengan tanpa mengurangi rasa hormat, salah satu sahabat saya menyampaikan,“maaf, jangan pasang iklan asuransi di grup ini. Akhi sudah baca dalil tentang asuransi?”. Tentu saja saya tidak tersinggung dan tidak heran, karena setiap orang berhak menentukan halal haramnya sesuai dengan dalil dan ilmu yang dia peroleh. Saya pun berbeda pendapat dengan sahabat saya ini, karena bagi saya asuransi syaria’ah itu halal. Di mulai dari konsep produk asuransi nya dan prinsip-prinsipnya sangat jauh berbeda dengan asuransi konvensional. Kalau ditanya dalil, saya juga punya dalilnya, saya juga ada ustadz yang mengajari. Namun jika hal ini di bahas tentu tidak akan ada habisnya, karena masing-masing merasa kuat dengan dalilnya.

Jika pada asuransi konvensional ada jual beli resiko, pada asuransi syari’ah tidak ada jual beli resiko, yang ada hanya sharing risk (berbagi resiko) atau prinsip tolong menolong di antara sesama peserta. Namun yang membuat saya kaget kepada sahabat saya yang menyatakan asuransi haram, toh ternyata beliau juga punya bisnis koperasi syari’ah.

Koperasi dan asuransi sama-sama merupakan bagian dari bisnis di bidang jasa keuangan. Jika beliau mengaku koperasinya sesuai syariah, tentu saja sebaiknya jangan menyatakan bahwa asuransi syari’ah haram, karena asuransi syari’ah sama dengan bisnis jasa keuangan lainnya, yaitu memiliki Dewan Pengawas Syari’ah (perwakilan dari MUI pusat), konsep produk asuransi syariah sharing risk (tolong menolong), tidak mengandung unsur judi, dan dana yang di setor akan di investasikan di perusahaan yang tidak megandung unsur haram (riba).

Bukan hanya produknya yang sesuai syari’ah, prilaku bisnisnya pun di tuntut sesuai prinsip syari’ah, yaitu berahlak baik, bersikap adil, bersaing secara sehat, tidak menjelek-jelekan produk lain, tidak korupsi, tidak menipu, tidak menyembunyikan cacat/kekurangan, amanah, tidak melakukan sogok (riswah), mendahulukan sikap tolong menolong, amanah, jujur dan tidak curang, sabar, bekerja secara professional, saling menghormati, tidak berburuk sangka (su’uzhan), tidak mengumpat (ghibah), tidak mengadu domba (namimah), dan juga senang memberi hadiah.

Saya sangat menghormati sahabat saya yang mengharamkan asuransi syari’ah, namun alangkah indahnya jika kita saling berbagi peran untuk sama-sama berjuang membangkitkan ekonomi syari’ah. Beliau berjuang melalui koperasi syari’ah, saya berjuang melalui asuransi syari’ah. Jangan pernah mengadili “haram” terhadap sesuatu. Karena ilmu dalam muamalah akan selalu terdapat perbedaan pandangan, bergantung pada ilmu dan dalil yang didapatkannya. Jika perbedaan pendapat seperti ini dibesar-besarkan, sepertinya perjuangan membangkitkan ekonomi syari’ah akan susah terwujud. 

Hubungi penulis secepatnya jika pembaca membutuhkan bantuan untuk mengikuti :

  1. Program asuransi jiwa + investasi berbasis syariah yang cukup 1 polis bisa meng-cover seluruh anggota keluarga.
  2. Segala jenis asuransi kerugian syari’ah (asuransi mobil, motor, rumah, kebakaran, kebanjiran, alat2 berat, asuransi perjalanan, dan lain-lain)
  3. Asuransi Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, TANPA PENGECUALIAN dan TANPA MASA TUNGGU.

 

Jazakumulloh kohiron katsiiro.

Wassalaamu’alaikum…!

Edi Cahyadi, S.Kom. ( 081320751096 atau syariahpanin@gmail.com)

https://spesialissyariah.wordpress.com

 edi cahyadi, S. Kom.

Tentang Edi Cahyadi, S.Kom.

Bergabung di industri asuransi sejak bulan Agustus 2006. Edi Cahyadi dapat dihubungi di :

YM       : aaediii@yahoo.com,

email   : edicahyadi80@gmail.com | edicahyadi@in.com 

mobile : 0813.2075.1096 | 0877.2265.3616

Blog     : spesialissyariah.wordpress.com

 

Karena Dulu…

Gambar

Pada artikel ini saya mencoba mengingatkan khususnya pada diri saya sendiri, umumnya bagi anda para pembaca untuk senantiasa bersyukur atas segala ni’mat dan karunia yang telah Alloh berikan kepada kita selama ini.

Dari sekian banyak dan tidak dapat kita hitung limpahan ni’mat yang Alloh berikan kepada kita, saya akan coba ambil contoh ni’mat bekerja. Bagi sebagian orang, bekerja adalah sesuatu hal yang bersifat monoton, membosankan, mengesalkan, melelahkan, dsb.

Namun ingatlah, kita harus bersyukur dengan pekerjaan yang kita dapatkan sekarang, karena dulu kita sangat menginginkannya. Mungkin ada sebagian di antara anda yang berpendapat, “tapi ini bukan pekerjaan yang saya inginkan”. Tetap saja sahabatku para pembaca, kita harus bersyukur, karena dengan bekerja kita bisa mendapatkan penghasilan yang tidak bisa didapatkan oleh para penganggur.

Bekerja memang membosankan, harus pergi pagi pulang petang penghasilan juga sudah ditentukan oleh perusahaan, tapi sahabatku, percayalah, lebih membosankan jadi pengangguran. Pekerja walau pun bosan, dia tetap dapet penghasilan, kalo penganggur sudah bosan tidak punya penghasilan.

Bekerja memang mengesalkan, apalagi kalo sudah dimarahi oleh atasan, tapi lebih kesal seorang penganggur, waktunya hanya digunakan untuk menunggu dan habis tanpa punya manfaat. Bekerja memang melelahkan, tetapi lebih lelah seorang pengangguran. Dari pagi sampai sore,waktunya habis tanpa menghasilkan apa-apa.

Jangan mengeluh sahabatku, mari kita nikmati peranan kita saat ini. Apa pun pekerjaan kita, nikmati dan syukuri, karena ini memang yang terbaik menuut Alloh untuk kita saat ini. Tentu boleh sekali punya pemikiran untuk bisa mendapatkan jalan penghidupan atau pekerjaan yang lebih baik di masa yang akan datang. Namun semua obsesi yang kita inginkan, jangan sampai membuat diri kita menjadi lupa kepada ni’mat yang sudah Alloh berika kepada kita selama ini. InsyaAlloh…J

Hubungi penulis secepatnya jika pembaca membutuhkan bantuan untuk mengikuti :

  1. Program asuransi jiwa + investasi berbasis syariah yang cukup 1 polis bisa meng-cover seluruh anggota keluarga.
  2. Segala jenis asuransi kerugian syari’ah (asuransi mobil, motor, rumah, kebakaran, kebanjiran, alat2 berat, asuransi perjalanan, dan lain-lain)
  3. Asuransi JPK kesehatan

Jazakumulloh kohiron katsiiro.

Wassalaamu’alaikum…!

Edi Cahyadi, S.Kom. ( 081320751096 atau syariahpanin@gmail.com)

https://spesialissyariah.wordpress.com

telpon

 

 

Tentang Edi Cahyadi, S.Kom.

Bergabung di industri asuransi sejak bulan Agustus 2006. Edi Cahyadi dapat dihubungi di :

YM       : aaediii@yahoo.com,

email   : edicahyadi80@gmail.com | edicahyadi@in.com

mobile : 0813.2075.1096 | 0877.2265.3616

Blog     : spesialissyariah.wordpress.com